Menu
Informasi Wisata Domestik dan Internasional

1,6 Ton Sampah yang Berasal dari Gunung Rinjani, Kebanyakan Sampah Plastik

  • Share
sampah gunung rinjani
sampah gunung rinjani

Lombok – Sebanyak 1.603 kilogram sampah berhasil dibersihkan dari Gunung Rinjani. Sampah-sampah itu didominasi plastik.

Pada 7-9 Juli 2021, agen tour and travel Green Rinjani bersama pembuat film asal Prancis, Benjamin Ortega melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah ada di Gunung Rinjani. Kegiatan itu melibatkan 50 porter dan 6 trekking guide yang sigap membawa turun sampah-sampah menumpuk di sana.

Pemilik Green Rinjani, Ari menuturkan kebanyakan sampah yang mereka temukan yakni plastik, mulai dari botol sampai bungkus mie instan.

“(Paling banyak) plastik bekas, bungkus makanan instan, kaleng, gas, botol, tisu basah,” katanya.

Ari betul-betul menyayangkan tindakan para pendaki hal yang demikian. Ari juga berharap, dengan kegiatan yang ia dan rekan-rekannya lakukan dapat menginspirasi para pendaki untuk turut menjaga Gunung Rinjani. Ia menegaskan bahwa bukanlah letak pembuangan sampah.

“Harapannya pendaki dan semua pihak ikut berpartisipasi, memberikan kontribusi untuk pelestarian alam, dengan penuh kesadaran membawa kembali sampahnya. Karena Rinjani bukanlah tempat pembuangan sampah. Melainkan Rinjani harus kita jaga bersama kelestarian alamnya,” tuturnya.

Ketika ditanya apakah ada ketentuan yang mengatur agar pendaki menjaga kebersihan, Ari menjelaskan hal tersebut telah ada. Hanya saja masih banyak pendaki bandel yang ngga mengindahkan aturan itu.

“Ikuti SOP Pendakian yang sudah tertera ada di e-rinjani,” kata dia.

“Kurangi bawa plastik naik. Contoh mie instan dan biskuit bisa juga dibuka plastiknya di bawah sebelum melakukan pendakian. Tinggal ganti pakai tupperware saja. Dan botol air minum bisa pakai yang isi ulang,” ia menyarankan.

  • Share